68 views

Dandim 0201/BS Tenangkan Demo Mahasiswa Yang Berujung Anarkis

Medan | Massa mahasiswa yang berunjuk rasa berlarian ke Makodim 0201/BS di Jalan Pengadilan, sesaat setelah tembakan gas air mata diletuskan. Jumat, 27/09/2019.

Sebelumnya terlihat situasi sudah mulai kondusif disaat ada perwakilan Polri yang turun coba negosiasi dengan pimpinan demo, namun disisi lain tepatnya di depan kantor DPRD kota Medan massa mulai melempari petugas dengan batu dan benda keras lainnya. Melihat situasi yang kembali memanas polisi pun mengeluarkan tembakan gas air mata ke tengah kerumanan masa.

Kepada massa, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf. Roy Hansen J Sinaga, S. Sos. menegaskan, kalau mau menyampaikan aspirasi dengan cara berdemonstrasi tidaklah dilarang oleh negara. Namun penyampaian aspirasi haruslah dengan cara yang baik dan benar.

“Kalau tujuan tidak baik, apalagi merusak, itu namanya bukan mahasiswa. Jangan sampai malah nanti dibilang generasi pembuat kekacauan,” sebut Dandim 0201/BS.

Mantan Kapendam I/BB ini melanjutkan situasi yang memanas saat ini sudah reda. Banyak kerusakan terjadi akibat pelemparan batu. Salah satu di antaranya di DPRD. Kerusuhan demonstrasi di Medan, tentunya akan menyebar melalui pemberitaan media massa hingga youtube.

Selepas itu, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf. Roy Hansen J Sinaga, S. Sos. menanyakan apakah massa akan kembali melanjutkan demonstrasi atau ingin pulang. Mendengar pertanyaan itu, massa dengan kompak menjawab ingin pulang. “Kalau memang mau pulang, nanti saya akan kordinasi dengan Kapolrestabes soal pemulangan kalian,” kata Dandim 0201/BS, Kolonel Inf. Roy Hansen J Sinaga, S. Sos.

Pada kesempatan itu, Dandim juga mengingatkan massa, kalau kita semuanya adalah bersaudara. “Coba lihat ke kanan kiri kalian, kita semua ini bersaudara. Kalau sepakat bersaudara, ayo salaman,” ujar Roy disambut tepuk tangan dari massa.

Sebelum menutup arahannya, Dandim 0201/BS mengajak massa untuk berdoa sesuai ajaran agama masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *