69 views

Kepada Babinsa, Nelayan Keluhkan Masih Beroperasinya Pukat Gerandong

MEDAN

Nelayan di Lingkungan 8, Kel Belawan Bahari, mengeluhkan masih beroperasinya pukat gerandong maupun pukat. Keluhan ini disampaikan kepada Babinsa Kel Belawan Bahari, Koramil 09/MB, Sertu Ponirin, Selasa (29/10).

Sertu Ponirin menerima masukan dari nelayan itu ketika mengeglar komunikasi sosial (komsos) bersama nelayan antara lain Mukhlis (50) dan Abdian (38). Keduanya selama ini bekerja sebagai nelayan yang menggunakan alat pancing untuk mencari cumi-cumi.

Kedua nelayan itu mengeluhkan masih maraknya pemakaian alat tangkap yang sebenarnya saat ini dilarang. Kemudian pukat besar seperti gerandong masih beroperasi. “Kalau bisa itu dibatasi atau dilarang agar nelayan kecil bisa mendapatkan hasil laut yang diharapkan,” kata kedua nelayan tersebut.

Sementara Ponirin menjelaskan kedua nelayan itu selalu berangkat mulai dari jam 4 sore sampai jam 5 pagi. “Mereka termasuk kategori nelayan tradisional yang hanya menggunakan alat tangkap seperti pancing dan sampan,” bebernya.

Menyikapi keluhan tersebut, Sertu Ponirin menyarankan agar para nelayan di Kel Belawan Bahari mempertanyakan ke Kantor Perikanan Belawan. “Ini agar diketahui apakah selama ini dilarang,” bilangnya.

Dikesempatan itu pula, Sertu Ponirin mengingatkan kepada warga binaannya apabila ke laut hendaklah berhati-hati. “Karena belakangan ini cuaca sering hujan dan ombak di laut tidak menentu dengan perubahan cuaca tersebut,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *